Pembekuan, Pencabutan, Pengurangan Lingkup & Pemulihan Status Pembekuan Sertifikasi

PEMBEKUAN

Pembekuan sertifikasi dapat terjadi pada kasus berikut ini :

  • Sistem manajemen pelanggan yang disertifikasi gagal secara total memenuhi persyaratan sertifikasi,
  • pelanggan yang disertifikasi tidak membolehkan audit survailen atau sertifikasi ulang dilaksanakan pada frekwensi yang dipersyaratkan, atau
  • pelanggan yang disertifikasi meminta pembekuan secara sukarela
  • klien tidak memberikan informasi persetujuan pelaksanaan audit surveilen sampai melewati jadwal yang telah ditentukan ( surveilen ke – 1 pada bulan ke – 11 dan surveilen ke – 2 pada bulan ke – 23 sejak keputusan sertifikasi ).
  • Waktu yang ditetapkan untuk masa pembekuan adalah pada bulan ke – 13 hingga bulan ke 15 (apabila mengajukan permohonan perpanjangan)
  • Ketidaksesuaian hasil audit tidak ditindaklanjuti (menyampaikan tindakan perbaikan) atau melewati sesuai batas waktu yang ditetapkan dan perpanjangan waktu (3 bulan) yang diberikan.

PENCABUTAN

Kegagalan untuk menyelesaikan masalah pokok dari pembekuan dalam jangka waktu yang ditetapkan, dapat berakibat pencabutan atau pengurangan ruang lingkup sertifikasi. Dasar dari pencabutan status sertifikasi antara lain :

  • Tindakan perbaikan pada ketidaksesuaian yang telah diambil oleh klien tidak memadai dalam kasus pembekuan Sertifikat
  • Klien belum menyelesaikan administrasi (pembayaran) sesuai waktu yang telah ditetapkan
  • Berdasarkan hasil short notice audit ditemukan rekomendasi negatif (keluhan/perubahan)
  • Klien tidak memberikan informasi lebih lanjut setelah status sertifikasi dibekukan dan melewati waktu 3 (Tiga) bulan sejak status sertifikat dibekukan.

PENGURANGAN LINGKUP

Ruang lingkup sertifikasi pelanggan dapat dikurangi berdasarkan :

  • untuk bagian-bagian yang tidak memenuhi persyaratan,
  • apabila perusahaan gagal secara total memenuhi persyaratan sertifikasi untuk bagian-bagian dari ruang lingkup sertifikasi tersebut.

PEMULIHAN STATUS PEMBEKUAN SERTIFIKASI

  • Pembekuan terhadap status sertifikasi klien dapat dipulIhkan dengan ketentuan yaitu permasalahan yang mengakibatkan pembekuan telah diselesaikan oleh klien sebelum melewati batas waktu pembekuan yang telah ditetapkan (3 bulan sejak status sertifikat dibekukan).
  • Sertifikasi Mutu Indonesia akan melakukan review terkait dengan status sertifikasi klien, dimana hasil review digunakan untuk memulihkan status pembekuan menjadi tersertifikasi kembali.
  • Sertifikasi Mutu Indonesia akan menginformasikan pemulihan status pembekuan kepada klien secara formal melalui surat tertulis.